Jenis-Jenis Crane dan Cara Kerjanya

Menjelajahi Dunia Crane: Dari Mekanisme hingga Berbagai Jenisnya

Crane, raksasa baja yang menjulang tinggi di atas proyek konstruksi, telah menjadi simbol kemajuan dan pembangunan. Mesin kolosal ini memainkan peran penting dalam berbagai industri, mulai dari konstruksi dan manufaktur hingga logistik dan pelabuhan.

Crane memiliki sejarah panjang dan menarik. Bukti awal penggunaannya dapat ditelusuri kembali ke Yunani Kuno dan Romawi, di mana mereka digunakan untuk mengangkat batu besar dan membangun struktur monumental. Seiring waktu, teknologi crane terus berkembang, dengan penemuan sistem hidrolik dan mekanik yang meningkatkan kekuatan, presisi, dan jangkauannya.

Disini kami akan mengajak Anda menjelajahi dunia crane, mulai dari pengertiannya hingga cara kerjanya.

Pengertian Crane

Apa itu crane? secara definisi, crane adalah mesin pengangkat yang digunakan untuk memindahkan dan menempatkan material atau barang berat secara vertikal dan horizontal. Sejarah crane sendiri sudah terbilang cukup panjang. Alat bantu angkat serupa crane sudah ditemukan di Yunani Kuno, digunakan untuk membangun kuil dan struktur megah lainnya.

source freepix

Jenis-Jenis Crane

Seiring perkembangan teknologi, crane berevolusi menjadi mesin canggih yang kita kenal sekarang. Saat ini, ada berbagai jenis crane yang disesuaikan dengan fungsi dan aplikasinya. Beberapa jenis crane yang umum dijumpai di lapangan antara lain:

  • Crawler crane: Crane beroda rantai yang cocok digunakan di medan berat dan tidak stabil.
  • Mobile crane: Crane yang dapat berpindah tempat dengan mudah, ideal untuk proyek yang membutuhkan mobilitas tinggi.
  • Tower crane: Crane statis yang menjulang tinggi, sering digunakan dalam pembangunan gedung pencakar langit.
  • Overhead crane: Crane yang didesain untuk bergerak di lintasan horizontal di dalam bangunan, seperti pabrik dan gudang.
  • Gantry crane: Crane yang memiliki struktur seperti portal, sering digunakan di pelabuhan untuk bongkar muat peti kemas.

Mengenal Bagian-Bagian Crane

Untuk memahami cara kerja crane, kita perlu mengenal bagian-bagian utamanya:

  • Boom: Lengan utama crane, berfungsi untuk menjangkau area angkat dan menentukan jangkauan crane.
  • Jib: Bagian tambahan yang terpasang pada ujung boom, berfungsi untuk menambah jangkauan atau memberikan sudut angkat tertentu.
  • Hoist: Mekanisme pengangkat yang menggunakan drum dan kabel untuk mengangkat dan menurunkan beban.
  • Trolley: Kereta kecil yang bergerak di sepanjang boom, membawa hoist dan beban yang diangkat.
  • Counterweight: Beban berat di sisi berlawanan boom untuk menyeimbangkan crane saat mengangkat beban.
  • Operator cab: Ruang kontrol tempat operator mengendalikan semua fungsi crane.
  • Outriggers: Penyangga kaki yang dapat dilebarkan untuk menambah stabilitas crane saat mengangkat beban berat.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Alat Berat dan Fungsinya

Mobile Crane

Di antara berbagai jenis crane, mobile crane adalah yang paling umum dijumpai. Sesuai namanya, mobile crane memiliki kemampuan untuk berpindah tempat dengan mudah. Hal ini berkat penggunaan roda atau ban yang memungkinkan crane bergerak secara mandiri atau diangkut menggunakan truk trailer.

source pixabay

Mobile crane sendiri terbagi menjadi beberapa sub-tipe:

  • Truck crane: Mobile crane yang dipasang pada sasis truk, menawarkan mobilitas tinggi dan kemudahan pengangkutan.
  • Rough terrain crane (crane segala medan): Mobile crane yang didesain untuk beroperasi di medan berat dan tidak beraspal.
  • All terrain crane (crane segala medan lincah): Mobile crane yang menggabungkan kemampuan rough terrain crane dengan mobilitas tinggi di jalan raya.
  • Pick and carry crane: Mobile crane berukuran kecil dan kompak, cocok digunakan untuk mengangkat beban di ruang terbatas.

Mobile Crane Bekerja: Kolaborasi Hidrolika dan Mekanika

Lantas, bagaimana cara mobile crane bekerja? Prinsip kerjanya didasarkan pada kombinasi sistem hidrolik dan mekanis. Mesin diesel menjadi sumber tenaga utama crane, yang kemudian menggerakkan pompa hidrolik. Pompa ini menghasilkan tekanan hidrolik yang dialirkan ke silinder hidrolik di berbagai bagian crane.

  1. Silinder hidrolik pada boom dan jib bertanggung jawab untuk memperpanjang dan memendekkan lengan crane, mengatur jangkauan angkat.
  2. Silinder hidrolik pada hoist menggulung dan menggulung kabel untuk mengangkat dan menurunkan beban.
  3. Silinder hidrolik pada outriggers berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan kaki penyangga, memastikan stabilitas crane.

Operator crane mengendalikan semua fungsi ini melalui tuas dan tombol di dalam operator cab. Sistem kontrol hidrolik modern juga dilengkapi dengan komputerisasi yang membantu operator dalam hal presisi dan keamanan.

Mobilitas Mobile Crane

Kemampuan mobile crane untuk mengangkat beban berat dengan mobilitas tinggi membuatnya banyak digunakan di berbagai proyek konstruksi dan industri. Beberapa contoh aplikasinya antara lain:

  • Memasang balok beton dan baja dalam pembangunan gedung.
  • Memasang dan menurunkan turbin angin di pembangkit listrik tenaga angin.
  • Memindahkan peralatan berat di pabrik dan galangan kapal.
  • Membongkar muat peti kemas di pelabuhan.
  • Membantu pekerjaan pemadam kebakaran dalam situasi darurat.

Menjelajahi Keindahan Boom Crane

source pixabay

Boom crane adalah jenis crane yang memiliki boom yang dapat diperpanjang dan dipendekkan. Hal ini memberikan boom crane jangkauan yang lebih tinggi dibandingkan jenis crane lainnya. Boom crane sendiri terbagi menjadi beberapa jenis:

  • Lattice boom crane: Boom crane dengan struktur kisi-kisi, menawarkan kekuatan dan daya tahan tinggi.
  • Telescopic boom crane: Boom crane dengan boom yang dapat diperpanjang dan dipendekkan secara teleskopik, memberikan fleksibilitas jangkauan.
  • Luffing boom crane: Boom crane dengan boom yang dapat diubah sudutnya, ideal untuk digunakan di area dengan ruang terbatas.

Cara Kerja Boom Crane

Boom crane bekerja dengan cara yang mirip dengan mobile crane, menggunakan kombinasi sistem hidrolik dan mekanis. Berikut adalah beberapa poin penting:

  • Boom crane biasanya dipasang di atas fondasi yang kokoh untuk memastikan stabilitas saat mengangkat beban berat.
  • Boom crane dioperasikan oleh operator yang duduk di dalam kabin yang terletak di bagian bawah crane.
  • Operator mengendalikan boom crane dengan menggunakan tuas dan tombol, mengatur pergerakan boom, jib, hoist, dan trolley.
  • Sistem hidrolik dan mekanik bekerja sama untuk mengangkat dan menurunkan beban, memperpanjang dan memendekkan boom, dan memutar crane.

Penggunaan Boom Crane

Boom crane banyak digunakan dalam berbagai proyek konstruksi dan industri yang membutuhkan jangkauan tinggi, seperti:

  • Pembangunan gedung pencakar langit.
  • Pemasangan menara telekomunikasi dan turbin angin.
  • Pembangunan jembatan dan jalan layang.
  • Pembongkaran muat barang di pelabuhan dan gudang.
  • Pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan di struktur tinggi.

 

Crane – Mesin Canggih di Balik Kemajuan Modern

Crane, dengan berbagai jenis dan fungsinya, telah menjadi mesin canggih yang berperan penting dalam pembangunan modern. Kemampuannya untuk mengangkat beban berat dengan presisi dan jangkauan tinggi membantu menyelesaikan berbagai proyek konstruksi dan industri dengan lebih efisien dan aman.

Memahami cara kerja dan jenis-jenis crane dapat membantu kita dalam memilih crane yang tepat untuk proyek yang akan dikerjakan. Selain itu, penting untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dan mengikuti regulasi yang berlaku saat mengoperasikan crane.

Miniatur.id Spesialis Pembuat Miniatur Eksklusif

miniatur.id siap menghadirkan miniatur crane yang detail dan presisi untuk kebutuhan cinderamata, souvenir, kerjasama, dan anniversary dalam perusahaan Anda.